Wednesday, August 21, 2013

Sekilas Semarang

Wuih! gak kerasa sudah hampir setahun gak menetap di Semarang. Kangen juga sama Semarang. Kangen temen2 genk MM, kangen mangut, kangen pecel Mbok Sador, kangen "banjir". Ya... banjir. Kenapa banjir? Semarang adalah banjir. Kalau ditanya apa yang khas dari Semarang? banjir. Apa yang bisa dilihat di Semarang? banjir. Apa wisata paling umum di Semarang? banjir. Kemana  kita harus bertanya kalau tersesat di Semarang? banjir. Eh!

Nyomot dari Google.com

Sudahlah, terlepas dari banjir tadi, Semarang pernah menorehkan kenangan tersendiri. Hampir 5 tahun kisahku nyangkut disana. Tawa canda teman. Duka teman saat sama2 gak punya uang buat beli kopi. Eh iya, kopi. Lama gak ngopi dibawah langit depan masjid daerah Anjasmoro, deket rumahnya Ary sang juragan galau. Ayo saudara Lutpi(LuTfi Alut), Jembat(Inggo Davincy), Kodok(FBnya ilang), Ary(Ary Aryanto), Ucil(Sisca Kurniasari), Kopet(Petriciia Chriiezty), Sapi(Christina Ika W), Andre(Andreas Cahyadi), Rosyid-Mon(AT MazBro Serizawa), kita kemon kesana. Tetep, yang bayar haruslah Rosyid.

Oh iya, kangen juga kampus USM. Kangen nongkrongnya aja. Hehe.. Yuk Bang Haji Dika Toil(@dika_toil), ngopi di kantinnya Pak Ndrong..

Semarang, kota banjir yang kadang ngangenin.

Kalau mau jalan disana, ada banyak kok tempat wisata. Gereja Blenduk, Kota Tua, Lawang Sewu, Simpang 5, Gombel, TI (hubungi kopet kalau yang ini), dan lain-lain. Daripada tersesat di warung tetangga, mending manfaatin layanan jasa guide gratis, hubungi saudara Ary di nomor sepatu 085640442486.

Nb: kangen nyebut "Ndes" disetiap akhiran kalimat.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment