Thursday, December 5, 2013
Edisi Puisi ( Sok Galau )
Berhubung aku anak dari ortuku, bukan anaknya si sastra, sebetulnya gak mudeng-mudeng banget maksud dari puisi berikut. Jadi, tanyakan saja ke anak sastra terdekat denganmu kalau ingin paham apa maksud dari puisi berikut.
Cemara menderai sampai jauh
Terasa hari akan jadi malam
Ada beberapa dahan di tingkap merapuh
Dipukul angin yang terpendam
Aku sekarang orangnya bisa tahan
Sudah berapa waktu bukan kanak lagi
Tapi dulu memang ada suatu bahan
Yang bukan dasar perhitungan kini
Hidup hanya menunda kekalahan
Tambah terasing dari cinta sekolah rendah
Dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
Sebelum pada akhirnya kita menyerah
1949
oleh Chairil Anwar

Subscribe to:
Post Comments (Atom)
